
Mahasiswa D3 Akuntansi FEB USK Mengikuti 2nd ASSIBEF 2025: Summer School Internasional Soroti Inovasi Digital dalam UMKM Halal dan SDGs
Sabang – Banda Aceh, 23 Mei 2025 – Kegiatan 2nd Aceh Summer School in Islamic Business, Economics, and Finance (ASSIBEF) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry sukses digelar selama lima hari, dari tanggal 19 hingga 23 Mei 2025. Mengusung tema “Digital Innovation in SME’s: Strengthening and Developing Halal Industry Towards Achieving SDG’s,” acara ini menjadi forum akademik dan praktis berskala internasional yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari Indonesia, Malaysia dan Thailand.
Salah satu yang menarik dari kegiatan ini adalah partisipasi aktif 14 mahasiswa D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK). Mereka adalah:
- Ahmad Husin Sinaga
- Rahmat Rianto
- Ahmad Faqih Rahman
- Sandrina Agita
- Firyal Nazla
- Sania Wardany
- Azira Maulina
- Cut Rizka Alayya
- Icha Futri
- Azzuhra Nafisa
- Khairunnisa
- Shara Zimarian
- Rosefa Nadia
- Amelisa Kerantika
Kehadiran mereka tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga menjadi representasi semangat kolaboratif lintas institusi dalam mengembangkan pemahaman ekonomi Islam dan transformasi digital UMKM halal.
Eksplorasi UMKM Halal di Sabang
Pada dua hari pertama (19–20 Mei), kegiatan berlangsung di Kota Sabang, Aceh. Para peserta, termasuk mahasiswa D3 Akuntansi FEB USK, berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM di sektor makanan, kerajinan tangan, dan produk halal lokal. Mereka mengamati secara langsung bagaimana teknologi digital dimanfaatkan dalam pemasaran, branding, hingga distribusi produk halal yang berkelanjutan.
Salah satu mahasiswa peserta, Ahmad Husin, menyampaikan bahwa pengalaman di Sabang sangat membuka wawasan tentang realitas tantangan dan potensi pengembangan UMKM di daerah pesisir. “Melihat langsung bagaimana pelaku usaha lokal mengelola bisnisnya sangat menginspirasi kami sebagai calon praktisi ekonomi di masa depan,” ujarnya.
Diskusi Akademik dan Kompetisi di Banda Aceh
Memasuki hari ketiga hingga kelima (21–23 Mei), rangkaian kegiatan berlanjut di Banda Aceh dalam bentuk kuliah umum, diskusi panel, serta kompetisi ilmiah dan proposal bisnis.
Acara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Hafas Furqoni, M.Ec, Dekan FEBI UIN Ar-Raniry. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan peluang besar dalam mengembangkan industri halal yang lebih inklusif, adaptif, dan mendunia
“ASSIBEF adalah ruang bertukar gagasan lintas negara yang tidak hanya memperkuat wawasan akademik, tetapi juga membangun komitmen bersama dalam memajukan ekonomi Islam global,” ujarnya.
Para mahasiswa D3 Akuntansi FEB USK juga berpartisipasi dalam berbagai sesi tersebut dan mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan pakar-pakar ekonomi Islam dari dalam dan luar negeri, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari Malaysia dan Thailand.
Kolaborasi dan Inspirasi Global
Melalui sesi panel dan kompetisi, peserta mempresentasikan gagasan inovatif dalam bentuk proposal bisnis, riset terapan, serta strategi pengembangan UMKM halal dengan pendekatan teknologi. Kegiatan ini juga mempertemukan mahasiswa dengan para pakar, pelaku industri halal, dan pemangku kebijakan, sehingga membuka peluang kolaborasi dan jejaring internasional yang lebih luas.
Menjembatani Akademisi dan Industri Halal
ASSIBEF 2025 menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa D3 Akuntansi FEB USK dalam memahami dinamika ekonomi syariah secara langsung. Melalui pendekatan yang menggabungkan pembelajaran kelas, eksplorasi lapangan, dan interaksi multikultural, mereka diharapkan mampu menjadi generasi profesional yang siap bersaing dan berinovasi dalam ekosistem halal global.

